Header Ads

Header ADS

Bill Gates Lebih Mementingkan Kepedulian nya Terhadap Orang Membutuhkan dari Pada Daftar Peringkat Orang Terkaya Didunia

 


Menurut Indeks Miliarder Bloomberg terbaru, kekayaan Gates berkurang lebih dari USD 50 miliar atau sekitar Rp810 triliun pada pekan ini.


Nama salah satu orang terkaya dunia Bill Gates mungkin tak asing bagi sebagian orang. Selama lebih dari satu dekade nama tersebut mendominasi posisi teratas orang terkaya di dunia. Namun, kini dia harus merelakan namanya terlempar dari daftar sepuluh orang terkaya global. 


Menurut Indeks Miliarder Bloomberg terbaru, kekayaan Gates berkurang lebih dari USD 50 miliar atau sekitar Rp810 triliun pada pekan ini. Nilai kekayaan yang menguap ini hampir setara 30 persen.


"Kekayaan bersihnya menyusut drastis hingga Rp810 triliun, sebuah penurunan yang mengubah posisi Gates dari peringkat kelima ke posisi kedua belas dalam Indeks Miliarder Bloomberg terbaru," tulis Business Insider  dilansir di Jakarta, Sabtu (12/7).


Menariknya, penurunan harta Gates ini bukan hanya disebabkan oleh dinamika pasar dan persaingan ketat dari para miliarder baru di sektor teknologi, mode, dan barang mewah, seperti Elon Musk, Jeff Bezos, Bernard Arnault, dan Mark Zuckerberg. 


Faktor utama yang menekan kekayaannya justru komitmen filantropi Gates yang luar biasa besar melalui Yayasan Bill & Melinda Gates.


Sejak beberapa tahun terakhir, Gates telah mendonasikan puluhan miliar dolar untuk program kesehatan, pendidikan, dan pembangunan global. 


Total donasi yang sudah dikeluarkan diperkirakan mencapai lebih dari USD 50 miliar (sekitar Rp810 triliun), yang secara signifikan memangkas kekayaan pribadinya dari lebih dari USD 175 miliar menjadi sekitar USD 123 miliar atau Rp1.994 triliun.


Steve Ballmer Geser Posisi Gates

Sebagai konsekuensi, mantan CEO Microsoft sekaligus penerusnya, Steve Ballmer, kini menggeser posisi Gates di peringkat kelima dengan kekayaan bersih mencapai USD 172 miliar.


Meski turun dari daftar 10 besar, Bill Gates tetap menjadi sosok berpengaruh di dunia teknologi dan filantropi. 


Dalam beberapa tahun terakhir, fokusnya bergeser dari memimpin perusahaan ke pengembangan kesehatan global, inovasi iklim, dan reformasi pendidikan.


Selain itu, Gates juga berkomitmen mengalokasikan sebagian besar kekayaannya, senilai $200 miliar, untuk investasi sosial dan ekonomi di Afrika selama 20 tahun ke depan. 


Target utamanya meliputi peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan dorongan inovasi di benua tersebut, yang menjadi bagian dari upayanya meninggalkan warisan lebih dari sekadar kekayaan.


Perjalanan Bill Gates menunjukkan bagaimana kekayaan bisa berkurang bukan hanya karena fluktuasi pasar, tetapi juga pilihan hidup dan tujuan yang lebih besar bagi kemanusiaan.


TEBAK SKOR GRATIS BERHADIAH UANG 1.5 JUTA RUPIAH , KLIK DISINI !!!


Diberdayakan oleh Blogger.