Trump dan Putin Bertemu Selama 3 Jam di Alaska, Bahas Perdamaian Perang di Ukraina
Setelah pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari tiga jam, Trump dan Putin menunjukkan sikap optimis.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah melaporkan hasil pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang berlangsung di Alaska kepada para pemimpin Uni Eropa serta Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. Hal ini dilaporkan oleh ANSA pada hari Sabtu (16/8). Menurut juru bicara Komisi Eropa, Trump memberikan penjelasan kepada rekan-rekannya di Eropa dan Ukraina terkait isi pembicaraannya dengan Putin. Sebelumnya, baik Trump maupun Putin menunjukkan sikap optimis setelah melakukan pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari tiga jam. Putin menyatakan bahwa kedua pihak telah mencapai 'pemahaman' yang baik.
Zelenskyy Memegang Kendali
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News setelah pertemuan yang bersejarah, Trump menyatakan bahwa kelanjutan proses perdamaian kini tergantung pada Zelenskyy dan para pemimpin Eropa. Ia mengungkapkan, "Banyak poin telah disepakati, tidak terlalu banyak yang tersisa, hanya satu atau dua hal yang cukup signifikan, tetapi menurut saya hal itu bisa dicapai." Trump menegaskan, "Sekarang, keputusan benar-benar ada di tangan Presiden Zelenskyy. Saya juga ingin mengatakan negara-negara Eropa harus lebih terlibat, tetapi pada akhirnya keputusan ada di Presiden Zelenskyy," tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan keyakinannya akan potensi tercapainya kesepakatan jika semua pihak berkomitmen untuk terlibat secara aktif dalam proses tersebut.
Trump dan Putin saling memberikan pujian
Dalam pertemuan antara Trump dan Putin, mereka membahas upaya untuk mengakhiri konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. Keduanya menyepakati bahwa pertemuan tersebut berlangsung dengan cara yang konstruktif. Di samping itu, kedua pemimpin negara tersebut saling memberikan pujian. Trump menganggap Putin sebagai sosok yang sopan dan tangguh. Di sisi lain, Presiden Rusia itu berpendapat bahwa tidak akan terjadi perang jika Trump terpilih sebagai Presiden AS pada tahun 2022. Ukraina menjadi salah satu fokus utama dalam diskusi antara Trump dan Putin. Presiden Rusia berharap bahwa kesepahaman yang telah dicapai dapat membuka jalan menuju perdamaian di Ukraina. Putin juga menyatakan bahwa ia telah menjalin hubungan bisnis yang baik serta saling percaya dengan Trump. "Saya punya banyak alasan untuk percaya bahwa, dengan bergerak di jalur ini, kami dapat mencapai akhir konflik di Ukraina lebih cepat daripada yang diharapkan," ujar Putin.
TEBAK SKOR GRATIS BERHADIAH UANG 1.5 JUTA RUPIAH , KLIK DISINI !!!