Header Ads

Header ADS

Puan Gambarkan Kekuasaan Ibarat Cinta Segitiga: Rumit Bisa Sebabkan Patah Hati Tapi Ada Jalan Keluar

 


Ketua DPR Puan Maharani menggambarkan kekuasaan sebagai cinta segitiga yang kompleks, di mana tiga elemen yang terlibat adalah aspirasi, anggaran, dan aturan.


Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengibaratkan dinamika kekuasaan layaknya sebuah cinta segitiga yang sarat tantangan.


Menurutnya, tiga unsur yang membentuk hubungan rumit tersebut adalah aspirasi, anggaran, dan aturan.


“Kekuasaan bukan untuk menakuti rakyat, melainkan untuk menyelesaikan urusan rakyat—meskipun sering kali urusannya rumit, ibarat cinta segitiga antara aspirasi, anggaran, dan aturan,” ujar Puan dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).


Meski diwarnai kerumitan, ia menegaskan bahwa cinta segitiga tersebut selalu bisa menemukan jalan keluar demi kepentingan bangsa.


Puan mengakui, hubungan itu kadang menimbulkan rasa perih bahkan patah hati, namun semua pihak harus mampu bangkit kembali.


“Serumit apa pun ‘cinta segitiga’ itu, selalu ada jalan untuk menemukan solusi terbaik bagi bangsa dan negara. Walau terkadang pedih, bahkan membuat patah hati, kita harus move on,” tuturnya.


Pemerintah perlu introspeksi diri

Puan menegaskan bahwa kekuasaan harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.


Ia mengingatkan pemerintah agar selalu berhati-hati dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil.


“Pada hakikatnya, kekuasaan itu ada untuk melayani, membantu, dan memberdayakan masyarakat. Karena itu, penggunaannya harus bijaksana dan berpihak pada rakyat,” kata Puan.


TEBAK SKOR GRATIS BERHADIAH UANG 1.5 JUTA RUPIAH , KLIK DISINI !!!



Diberdayakan oleh Blogger.