Omzet Pameran UMKM Jateng Hari Jadi ke-80 Tembus Rp1,4 Miliar, Lampaui Target Jauh!
Pameran UMKM Jateng dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah mencetak omzet fantastis Rp1,4 miliar, melampaui target. Simak bagaimana capaian ini menjadi pemicu semangat pelaku UMKM!
Pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Acara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Jateng, Semarang, ini menarik perhatian banyak pihak. Gelaran ini menjadi bukti nyata potensi ekonomi lokal yang luar biasa.
Diselenggarakan pada tanggal 20 hingga 22 Agustus 2025, pameran ini berhasil meraih omzet fantastis. Total transaksi yang tercatat mencapai angka Rp1,4 miliar. Angka ini jauh melampaui target awal yang ditetapkan oleh penyelenggara.
Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, mengungkapkan kegembiraannya atas capaian ini. Ia menyebutkan bahwa target omzet sebesar Rp600 juta berhasil dilampaui. Keberhasilan ini diharapkan menjadi dorongan besar bagi perkembangan UMKM di Jawa Tengah.
Capaian Omzet Fantastis dan Dampaknya bagi UMKM
Pameran UMKM Jateng tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Omzet sebesar Rp1,4 miliar jauh lebih tinggi dari gelaran serupa pada tahun 2024 yang hanya mencapai Rp560 juta. Ini menandakan antusiasme masyarakat dan kualitas produk UMKM yang semakin baik.
Capaian transaksi yang impresif ini diharapkan menjadi pemicu bagi para pelaku UMKM untuk terus tumbuh dan berkembang. Salah satu tujuan utama digelarnya acara ini adalah agar produk-produk UMKM di Jawa Tengah bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat. Pengenalan produk yang lebih masif akan membuka peluang pasar yang lebih besar.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk mendukung pertumbuhan sektor UMKM. Dukungan ini tidak hanya sebatas pameran, tetapi juga melalui berbagai program fasilitasi. Harapannya, UMKM di Jawa Tengah dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Sinergi Rantai Pasok Melalui Kontak Bisnis
Dalam rangkaian kegiatan pameran UMKM Jateng, sebelumnya juga diadakan kegiatan kontak bisnis atau business matching. Acara ini dirancang untuk mempertemukan rantai pasok. Pelaku UMKM dapat berinteraksi langsung dengan industri menengah hingga besar.
Kontak bisnis ini juga memfasilitasi sertifikasi produk dan perizinan dari pihak pemerintah. Selain itu, sektor pembiayaan usaha turut dihadirkan untuk mendukung permodalan UMKM. Tujuan utamanya adalah menciptakan hubungan transaksi yang berkelanjutan.
Sumarno berharap terjadi hubungan transaksi jangka panjang yang akan menjadikan UMKM di Jawa Tengah semakin berkembang. Harapan besarnya adalah UMKM di provinsi ini bisa tumbuh lebih besar lagi. Pertumbuhan UMKM yang pesat akan berdampak positif pada perekonomian daerah.
Peran Vital UMKM dan Dukungan Pemerintah
Semakin tumbuh dan banyaknya UMKM akan memiliki dampak signifikan pada perekonomian lokal. Selain itu, sektor ini juga berperan penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru. UMKM terbukti menjadi sektor usaha yang tangguh menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengajak para pelaku UMKM untuk terus berjuang memajukan usahanya. Dukungan penuh diberikan oleh pemerintah untuk sektor ini. Sumarno menegaskan bahwa pemerintah siap memfasilitasi kebutuhan para pelaku UMKM sesuai dengan kapasitas yang ada.
Pameran UMKM tersebut diikuti oleh 228 gerai yang menampilkan beragam produk khas daerah. Produk yang dipamerkan meliputi kuliner, kerajinan tangan, hingga fesyen. Keberagaman produk ini menunjukkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Jawa Tengah.
Rincian gerai pameran UMKM Jateng mencakup berbagai kategori yang menarik, antara lain:
30 gerai kampung halal dan BUMD
35 gerai kampung Dekranasda Expo
50 gerai kampung kuliner dan jamu
77 gerai kampung program
16 gerai kampung Nostalgia Era 70-an
20 gerai kampung UMKM milenial Bank Jateng
Tujuh mobil pelayanan
TEBAK SKOR GRATIS BERHADIAH UANG 1.5 JUTA RUPIAH , KLIK DISINI !!!