Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Peneliti dari Universitas di Belanda: Jika Bangsa Indonesia Ingin Selamat, Jangan Pilih Ahok

beritaviral.org - Pilkada DKI menjadi sangat penting karena merupakan lokus bertemunya banyak kepentingan baik pemain lokal, nasional, bahkan mungkin internasional. Menjadi sangat penting karena akan menentukan masa depan politik nasional.

Analisis itu disampaikan peneliti dari Universitas Leiden, Belanda, Buni Yani di akun Facebook. Secara khusus, Buni Yani memprediksikan sisi negatif dan positif jika cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenangi Pilgub DKI 2017.


“Kalau Ahok menang, yang diback-up pengembang, politik DKI akan sangat dikuasai pemodal,” tulis Buni Yani.

Selanjutnya, menurut Buni Yani, bila pemodal berkuasa, maka reklamasi Teluk Jakarta akan terus jalan. Akibatnya, pembangunan apartemen akan muncul di mana-mana, hingga akhirnya akan memicu segregasi sosial berdasarkan etnis yang semakin parah.

“Segregasi ini akan memicu masalah baru karena tidak menciptakan lingkungan sosial yang semakin baik bagi hubungan antarkelompok,” papar Buni Yani.

Buni Yani menilai, masalah Pilkada DKI merupakan urusan yang sangat besar karena menyangkut bangsa dan negara termasuk hubungan antarmasyarakat dengan berbagai etnis.

“Bukan urusan sekadar kita ingin dibangunkan fasilitas publik seperti dibangga-banggakan pendukung salah satu cagub. Ayo mikir agak jernih dan besar biar bangsa ini selamat ke depan,” tulis Buni Yani.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Peneliti dari Universitas di Belanda: Jika Bangsa Indonesia Ingin Selamat, Jangan Pilih Ahok