Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Gusur Warga, Ahok Lindungi Etnis Tionghoa Di Glodok, Warga Rawajati Justru Dibiarkan


beritaviral.org - Perlakuan Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kepada warga Jakarta dalam hal penggusuran sangat berbeda jauh, apabila dibandingkan antara Warga Grogol yang dihuni oleh etnis Tionghoa (Cina), dibandingkan dengan warga asli Bangsa Indonesia alias Pribumi.

Jika sebelumnya Warga yang berada di belakang Glodok Plaza, sudah menerima Surat Pemberitahuan hingga yang ke 3, agar mengosongkan wilayah tersebut.

Namun Ahok justru memarahi Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi dan disebut mirip “centeng” (Mandor jaman Belanda) karena akan menggusur warga yang kebanyakan dihuni oleh warga keturunan Cina, dalam persoalan tanah warga RW 02 Mangga Besar.


“Saya sudah telpon walikota (Jakbar-red) “Kamu tidak boleh ikut campur,” ujar Ahok Selasa (23/8/2016) di Rusun Cipinang Besar Selatan, kepada wartawan.

Sebelumnya pada hari Minggu (21/8/2016) sebagian besar warga etnis Tionghoa yang berada di wilayah yang akan digusur, keluar dari rumah dan menduduki seluruh jalan masuk ke kompleks, karena mendengar akan ada tim yang akan melakukan penggusuran.

Warga setempat memang sudah mendapatkan Surat Peringatan Pertama, Kedua dan Ketiga, namun mereka tetap tidak bergeming untuk meninggalkan lokasi rumah mereka.

FB_IMG_1472758349142Namun berbeda dengan perlakuan kepada warga Rawajati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan. Ketika diwawancarai soal penggusuran yang terjadi pada, Kamis (1/9/2016) Ahok malah menuding jika penggusuran yang mengakibatkan terjadinya tawuran antara Satpol PP dan warga tersebut, adalah kebijakan Walikota, ungkap Ahok sambil tersenyum tanpa merasa bersalah.

“Ahok ini provokator !! Ini sama aja sengaja bikin warga pribumi dipermainkan, sementara yang (warga etnis) cina dimanjain,” ujar akun @macan_utara salah satu anggota kelompok Jempol Rakyat di sosial media Twitter kepada pembawaberita.com.

Bukan hanya @macan_utara, sebagian besar netizen juga sangat marah terhadap perlakuan tidak adil oleh Ahok kepada warga pribumi dan etnis Tionghoa.

“Kemarahan warga Jakarta akibat perlakuan tidak adil oleh Ahok ini, akan memicu persoalan baru, sementara Ahok merasa hal tersebut bukan sebuah masalah,” ujar Bastian P. Simanjuntak, Presiden Gerakan Pribumi Indonesia.

Menurutnya ini merupakan salah satu kesombongan Ahok, karena merasa didukung oleh para cukong yang memiliki dana, apalagi Ahok merasa jika TNI dan Kepolisian sudah dikuasai.

“Ahok harus ingat, kemarahan warga tidak akan memandang siapa yang dihadapi, hal ini sudah diperingatkan oleh Letjen (Suryo) Prabowo,” ujar Bastian.

(Jall)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Gusur Warga, Ahok Lindungi Etnis Tionghoa Di Glodok, Warga Rawajati Justru Dibiarkan