Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Vidio Doa Paripurna ''Setan takut dibacain doa, Jokower takut dibacaan doa, jokower adalah?''

beritaviral.org - Kembali pembacaan doa di Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI tahun sidang 2016-2017 kembali membuat heboh, setelah pada kegiatan yang sama di masa sidang tahun sebelumnya juga membuat keheboan. Hal ini terjadi karena doa yang dibacakan terkesan seperti sindiran kepada presiden

Jika pada masa sidang sebelumnya pembaca doa tersebut adalah KH. Khairul Muna dari Partai Nasdem, maka kali ini doa dibacakan oleh HR. MUhammad Syafi’i yang berasal dari partai gerindra.


berikut beberapa isi doa tersebut :

“Seperti mata pisau yang hanya tajam ke bawah, tapi tumbuh ke atas sehingga mengusik rasa keadilan bangsa ini. Wahai Allah, memang semua penjara overcapacity tapi kami tidak melihat ada upaya untuk mengurangi kejahatan karena kejahatan seperti diorganisir ya Allah.

Kami tahu pesan dari sahabat Nabi Nuh bahwa kejahatan-kejahatan ini bisa hebat bukan karena penjahat yang hebat tapi karena orang-orang baik belum bersatu atau belum mempunyai kesempatan di negeri ini untuk membuat kebijakan-kebijakan yang baik yang bisa menekan kejahatan-kejahatan itu.

 Biarlah kehidupan ekonomi kami, Bung Karno sangat khawatir bangsa kami akan menjadi kuli di negeri kami sendiri. Tapi hari ini, sepertinya kami kehilangan kekuatan untuk menyetop itu bisa terjadi. Lihatlah Allah. Bumi kami yang kaya dikelola oleh bangsa lain dan kulinya adalah bangsa kami. ya rabbal alamin.

Kehidupan sosial budaya, seperti kami kehilangan jati diri bangsa ini, yang ramah, yang santun, yang saling percaya. kami juga belum tahu bagaimana kekuatan pertahanan dan keamanan bangsa ini kalau suatu ketika bangsa lain menyerang bangsa kami. Ya rahman ya rahim tapi kami masih percaya kepadaMu, bahwa kami masih menadahkan tangan kepadamu artinya engkau adalah Tuhan kami, Engkau adalah Allah YME.

Di mana-mana rakyat digusur tanpa tahu ke mana mereka harus pergi. Di mana-mana rakyat kehilangan pekerjaan Allah di negara ini rakyat ini outsourcing, tidak ada jaminan kehidupan mereka. Aparat seakan begitu antusias untuk menakuti rakyat.

Hari ini di Kota Medan di Sumut, 5000 kepala keluarga sengsara dengan perlakuan aparat negara. Allah lindungilah rakyat ini, mereka banyak tidak tahu apa-apa. Mereka percayakan kendali negara dan pemerintahan. Allah kalau ada mereka yang ingin bertaubat, terimalah taubat mereka ya Allah. tapi kalau mereka tidak brtaubat dengan kesalahan yang dia perbuat, gantikan dia dengan pemimpin yang lebih baik di negara ini Ya Allah..

Profil Singkat HR. Muhammad Syafi’i

H. R. MUHAMMAD SYAFI’I, S.H., M.Hum lahir di Medan, 21 Oktober 1959 dan berasal dari Partai Gerindra daerah pemilihan Sumatera Utara 1. Ia merupakan salah satu anggota DPR/MPR yang rajin berdakwah.  Maklum, ia merupakan
seorang pendidik, penceramah dan pendakwah.

Muhammad Syafi’i akrab di sapa Romo. Ia pernah menjadi Anggota DPRD Kota Medan (1997-1999) dan Ketua Fraksi Partai Bintang Reformasi DPRD Provinsi Sumatera Utara (2004-2009).  Di Gerindra, Syafi’i adalah Anggota Dewan Penasehat DPP Gerindra (2012-2017).

Muhammad Syafi’i adalah Syafi’i pernah menjadi guru di banyak lembaga perguruan di Medan, Penatar Program BP-7 di Sumatera Utara (1990-1995) dan dosen di Universitas Sisingamangaraja (1999-2000).  Syafi’i adalah Ketua Yayasan Kasyful Fikri, yang aktif sebagai penyalur beasiswa (1997-sekarang).

Di masa kerja 2014-2019 Muhammad Syafi’i bertugas di Komisi VIII yang membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan. Namun, ia pindah bertugas di Komisi III sejak November 2015.


Sumber: http://www.kontroversi.top

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Vidio Doa Paripurna ''Setan takut dibacain doa, Jokower takut dibacaan doa, jokower adalah?''