Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Pembunuh Siswi SMP yang Tewas dengan Pisau Tertancap di Leher ''Ditangkap''

beritaviral.org – Pelaku pembunuhan Sandra Yolanda Duha, pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bharlind School berhasil diamankan pihak kepolisian. Bahkan, karena termotivasi dengan film dewasa, setelah membunuh korban, pelaku juga menggagahi korban.

Jenazah Sandra ditemukan pada Sabtu (13/8/2016) lalu,  di semak belukar yang ada di sekitaran Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan. Saat pertama kali ditemukan, jenazah siswi Kelas II ini kondisinya sangat mengenaskan, pisau yang digunakan pelaku masih menancap di leher siswi yang masih mengenakan seragam sekolah lengkap.

Kapolresta Medan Komisaris Besar (Kombes) Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, usai menikam Yolanda hingga tewas, pelaku yang bernama Frans Ngamenken Rikwanta Gulo juga sengaja membiarkan pisau tertancap di leher korban.


Yolanda tewas setelah ditusuk dengan pisau di bagian rusuk kiri dan dua kali pada bagian leher kiri. Setelah melihat korbannya tak berdaya, pelaku yang akrab disapa Wanta ini kemudian menggagahi korban.

“Karena datang bulan dinodai di dubur korban,” kata Mardiaz saat pemaparan kepada Tribunmedan.com.

Ia melanjutkan, pelaku sempat menghentikan aksinya setelah melihat darah korban terus keluar dari daerah yang ia tusuk menggunakan pisau.

Wanta juga sengaja meninggalkan pisau tertancap di leher Yolanda dengan tujuan mempercepat kematian korban. “Sengaja dibiarkan untuk memastikan kematiannya,” tambah Mardiaz, Rabu (17/8/2016) kemarin.

Pelaku menggunakan pisau yang biasa digunakan untuk memotong ayam, yang ia pinjam dari warung orangtuanya yang menjual daging ayam di Pasar Pancurbatu. “Pelaku juga sering membawa pisau ke mana pun dia pergi,” sambungnya.

Pemerkosaan yang dilakukan Wanta ternyata dilatarbelakangi kebiasaannya menonton film porno. Pelaku juga kerap menonton film dewasa di warnet yang tak jauh dari rumahnya di Jalan Nilam Raya.

Dari keterangan yang dikumpulkan polisi juga diketahui, pembunuhan berawal saat Wanta menuju rumahnya di Perumnas Simalingkar, setelah menjual ayam peliharaan orangtuanya di Pasar Pancurbatu. Saat melintas itulah, ia melihat Yolanda tengah asyik bermain ponsel di pinggir jalan. Melihat hal itu Wanta kemudian mengatur siasat untuk mengambil ponsel korban.

“Pelaku pura-pura bertanya arah ke Pancurbatu dan tiba-tiba menyekap mulut korban dan membawanya ke lokasi sepi. Awalnya pelaku berencana untuk mengambil barang berharga korban, tetapi birahi pelaku muncul hingga akhirnya pelaku menghabisi nyawa korbannya” ujar Mardiaz.

Atas perbuatannya polisi mengancam pelaku dengan Pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Wanta ditangkap Kepolisian Sektor Delitua di rumahnya sekitar pukul 00.30 WIB saat tidur. “Ditangkap saat sedang tidur,” kata Kapolsek Delitua, AKP Wira Prayatna.

Datangi TKP Pastikan Polisi Evakuasi Jenazah Korban

Untuk memastikan jenazah korbannya dibawa petugas kepolisian, sebelum ditangkap Frans Ngamenken Rikwanta Gulo menyempatkan diri datang ke lokasi pembunuhan.

Hal itu dilakukannya untuk memastikan jenazah korban sudah diamankan petugas. Kepada wartawan ia mengatakan, usai membunuh ia merasa dihantui arwah korban yang membuatnya sulit tidur. “Payah aku tidur,” kata pelaku, yang kemarin mengenakan penutup wajah berwarna hitam.

Selama pencarian dirinya juga menjelaskan tidak pernah berusaha sembunyi, dan selalu ada di warnet sekitar rumahnya. 

SIMANTAB.COM 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pembunuh Siswi SMP yang Tewas dengan Pisau Tertancap di Leher ''Ditangkap''