Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Felix Siauw: Tuntut Ahok Mundur Jadi Gubernur Jakarta Bagian dari Nahi Munkar

beritaviral.org - USTADZ muda Felix Siauw menyatakan non Muslim sangat mungkin menjadi pemimpin di Indonesia karena tidak bertentangan dengan konstitusi yang ada. Hal tersebut dinyatakannya ketika menjawab pertanyaan tentang naiknya Basuki Tjahja Purnama atau yang lebih dikenal sebagai Ahok menjadi gubernur DKI Jakarta.

“Kita inikan hidup di negara hukum dan masalahnya adalah hukum di negara kita ini bukan hukum Islam, karena itu segala perjuangan yang berdalilkan Islam akan mudah dimentahkan termasuk ketika kita menuntut menurunkan Ahok yang non Muslim dari kursi gubernur. Yah, secara konstitusi tidak memungkinkan kita menurunkan Ahok jadi gubernur Jakarta karena negara kita bukan negara Islam,” jelas Felix kepada Islampos.com di sela-sela diskusi budaya dan workshop kaligrafi Muslim China Selasa siang kemarin di Sulaiman Resto Jakarta.


Meskipun begitu, Felix mendukung penuh aksi-aksi yang menuntut Ahok mundur jadi gubernur DKI Jakarta karena menurutnya menuntut Ahok yang non Muslim jadi gubernur Jakarta merupakan bagian dari Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar.

“Menurut saya pribadi, ketika teman-teman ada yanng turun ke jalan kemudian menggelar demo menuntut penguduran diri Ahok yang non Muslim memang sesuatu yang syariatkan oleh Allah dan Rasul karena itu termasuk bagian dari Amar ma’ruf Nahi Munkar khususnya Nahi munkar. Tuntutan agar Ahok mundur juga bagian dari sikap kita sebagai seorang muslim yang tidak rela dipimpin non Muslim karena secara syariat kita tidak diperbolehkan dipimpin orang kafir,” ujar Felix.

Namun Felix juga mengkritisi jika aksi umat Islam hanya sekedar menuntut Ahok mundur dan tidak berusaha melakukan tindakan yang lebih jauh sehingga umat Islam selamanya tidak akan bisa dipimpin oleh non Muslim.

“Seandainya pun teman-teman berhasil menurunkan Ahok tapi tetap masih ada kesempatan bagi orang-orang kafir untuk menguasai pemerintahan. Nah yang harus kita hambat dan kira rubah ini adalah aturan yang memungkinkan bagi orang-orang kafir untuk naik jadi pemimpin. Maka seluruh muslim harus sadar bahwa kalau mereka menginginkan pemimpin muslim maka yang harus dilakukan tidak hanya mengganti pemimpin tapi harusnya lebih dari itu yaitu merubah sistem dengan sistem Islam,” pungkas Felix.[fq/islampos]

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Felix Siauw: Tuntut Ahok Mundur Jadi Gubernur Jakarta Bagian dari Nahi Munkar