Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Harusnya Kita Yang Memperbudak Gadget, Bukan Malah Diperbudak! ''Ayo Lebih Cerdas''

beritaviral.org - Popularitas game Pokemon Go semakin menjadi-jadi, game mobile ini sudah menjadi sensasi global dengan jutaan penggunanya hanya dalam waktu beberapa minggu peluncurannya. Namun seiring dengan kesuksesan sebuah game tentu saja mengundang perhatian orang-orang jahat seperti scammer dan penyerang untuk mengambil keuntungan pribadi yang memunculkan berbagai Risiko Bahaya Game Pokemon Go.

Yang pertama harus kita ketahui yaitu game ini bukan merupakan game smartphone biasa. Game ini menggunakan teknologi yang dikenal dengan sebutan augmented reality, yaitu suatu perpaduan kehidupan nyata dan teknologi. Terdapat banyak lapisan pada game ini, menggunakan lokasi GPS real time, teknologi geocaching dan dunia di sekitar kita.

Menurut sebuah penelitian terbaru  dari Symantec para penjahat cyber telah menemukan sejumlah cara untuk mengelabui dan menipu pemain Pokemon Go dalam petualangannya menjadi master Pokemon. Mulai dari penipuan PokeCoin gratis dan versi palsu dari game mobile, sampai dengan pemain curang Pokemon Go dan masalah izin serta privasi. Berikut ini beberapa risiko yang harus disadari oleh pemain game Pokemon Go.


Pokemon Go belum secara resmi hadir di sebagian besar wilayah bahkan di Indonesia; pada minggu pertama peluncuran, aplikasi ini hanya tersedia di Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru dan UK. Keterbatasan wilayah peluncuran tersebut memaksa para pengguna perangkat Android atau iPhone yang telah di-jailbreak untuk mengunduh aplikasi tersebut dari sumber-sumber tidak resmi, termasuk di Indonesia.

Hanya beberapa hari saja setelah aplikasi Pokémon Go yang resmi masuk ke pasaran, para peneliti dari Proofpoint menemukan versi aplikasi yang telah terinfeksi virus Trojan. Hal ini meningkatkan Risiko Bahaya Game Pokemon Go, Menurut blog Proofpoint, pencipta-pencipta malware ini menyamarkan Trojan yang diakses dari jarak jauh (Android.Sandorat) sebagai Pokemon Go. Ancaman ini didistribusikan ke berbagai situs unduhan dan forum game.

Jika versi berbahaya ini terinstal, versi ini tetap menampilkan layar awal Pokemon Go, dan membuat pengguna menganggap bahwa tidak ada yang salah. Namun, ancaman tersebut memberi penyerang akses penuh ke telepon pengguna. Maka, hal pertama yang perlu dilakukan saat mengunduh aplikasi tersebut adalah pastikan hanya mengunduh aplikasi dari sumber-sumber terpercaya, seperti Google Play Store dan Apple App Store.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Harusnya Kita Yang Memperbudak Gadget, Bukan Malah Diperbudak! ''Ayo Lebih Cerdas''