Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

17 Orang Tewas Akibat Macet, Pengamat: Hanya Terjadi di Indonesia

beritaviral.org – Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno menyesalkan terkait insiden tewasnya belasan orang saat dalam perjalanan mudik lebaran. Ia mengatakan, tewasnya pemudik akibat kemacetan parah hanya terjadi di Indonesia.

“Sungguh ironis dan tragis. Kejadian ini mungkin hanya terjadi di Indonesia,” kata Djoko saat dihubungi di Jakarta,

Djoko mengatakan, kurangnya akses bagi ambulance disinyalir sebagai penyebab banyaknya pemudik yang meninggal karena menderita stress berkepanjangan. Selain itu minimnya sarana kesehatan di jalur mudik, membuat orang yang sakit akan kesulitan mendapatkan pertolongan.


“Ini sama saja membiarkan orang sakit tanpa memberikan obat,” kata dia.

Menyadari bahwa permasalahan ini tidak hanya mampu diselesaikan Kementerian Perhubungan semata, Djoko meminta agar manajemen mudik mesti dibenahi. Semua pihak harus bertanggungjawab untuk membenahi segala sarana dan prasarana agar korban tak semakin bertambah.

“Pemerintah harus duduk bersama untuk mendiskusikan agar muncul transportasi umum yang sehat. Presiden Joko Widodo lah yang harus memikirkan hal ini,” ungkap dosen transportasi di Univesitas Soegijapranata ini.

Sebelumnya dikabarkan sebanyak 17 pemudik meninggal dunia selama terjebak kemacetan di sepanjang ruas tol Pejagan-Brebes.

Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memprediksi kematian belasan pemudik selama kemacetan tersebut disebabkan kondisi kesehatan pemudik yang kurang baik. Selain itu, ambulans sulit menjangkau lokasi.

http://kriminalitas.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 17 Orang Tewas Akibat Macet, Pengamat: Hanya Terjadi di Indonesia