Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Setuju, Tidak? Masa PDKT Itu Jauh Lebih Menyenangkan daripada Masa Pacaran, Lho!

Pada zaman ini, sepertinya cap yang diberikan pada para single lady sudah menjadi sesuatu yang negatif. Seolah-olah jomblo itu hidupnya miris, tak seperti para pasangan yang selalu penuh cinta dan tawa. Bahkan, muncul istilah populer "jomblo bahagia", seakan-akan jomblo sendiri punya konotasi yang tidak bahagia, maka harus diberi tambahan penjelasan dengan kata "bahagia" di belakangnya. Padahal, kamu harus tahu bahwa tak selamanya pacaran itu lebih menyenangkan dari menjomblo. Saat kamu menjadi single, biasanya kamu akan menjalani proses pendekatan (PDKT) dengan si gebetan. 


Nah, menurut pengamatan Saya, masa-masa PDKT ini jauh lebih menyenangkan daripada pacaran. Yuk, langsung simak alasannya berikut ini. 

1. Tidak ada tekanan atau beban
Belum ada tuntutan yang sebesar saat kamu sudah jadian di masa-masa pendekatan. Kamu tak harus selalu melapor padanya di mana pun keberadaanmu, kamu tidak harus menemaninya pergi ke acara keluarganya, kamu tak perlu memaksakan diri untuk bergaul dengan gengnya, dan tak perlu menjadi sosok pacar yang serba sempurna. 

2. Yang ditunjukkan yang baik-baiknya saja
Tentu saja pada saat pendekatan kamu dan gebetan hanya mau menunjukkan sisi terbaik kalian. Sifat-sifat jelek kalian masih jauh terpendam dan tersimpan rapi untuk masa depan. Kamu pun merasakan indahnya jatuh cinta karena sepertinya dia adalah sosok yang sempurna dan baik hati banget! 

3. Kamu lebih dibanjiri perhatian
Gebetanmu masih semangat-semangatnya mengejar cintamu. Sehingga kamu akan selalu dibanjiri perhatian seperti, "Sudah makan belum?", "Kok belum tidur jam segini? Besok kamu akan susah bangun, lho,", dan "Sudah sampai di rumah?". Saat sudah jadian, boro-boro menanyakan kabarmu, dia justru menghilang seharian dan sulit dihubungi! 

4. Masih bisa dekat dengan orang lain
Ini dia yang mustahil dilakukan saat kamu sudah menjadi pacar orang. Di fase PDKT, sah-sah saja jika kamu juga sedang dekat dengan cowok lain. Statusmu yang masih bebas membuatmu bisa menimbang-nimbang dan memilih mana yang paling cocok denganmu. Si dia pun tak berhak untuk merasa cemburu karena kalian belum resmi menjadi sepasang kekasih. 

 5. Setiap hal kecil terasa sungguh berarti
Di masa pendekatan, hal-hal sekecil apa pun bisa menjadi sangat bermakna. Misalnya, si gebetan update lagu romantis di akun Path-nya. Kamu pun jadi berpikiran, jangan-jangan lagu tersebut ditujukan padamu? Atau dia mengantarkan kamu pulang. Wah, rasanya senang banget ada yang begitu peduli padamu, tanpa diminta dan tanpa disuruh. Coba kalau sudah pacaran, kita cenderung menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh pacar itu sudah semestinya sehingga artinya tidak sebesar dulu lagi. 

6. Sensasi gugupnya bikin ketagihan
Kamu tentu ingin membuat dia terkesan dan jatuh hati semakin dalam lagi padamu. Kamu jadi salah tingkah dan lupa bagaimana caranya bersikap normal ketika berada di dekatnya. Saat menunggu-nunggu dia tiba ke rumahmu, rasanya jantungmu berdegup kencang. Seperti apa kencan kita nanti, ya? Aku harus ngomong apa padanya? Duh, apakah bajuku membuatku terlihat gemuk?

7. Benar-benar berusaha mengenal satu sama lain
Yang paling romantis pada saat pendekatan adalah betapa tulusnya kalian saat mendengarkan cerita masing-masing. Kalian benar-benar tertarik pada diri satu sama lain dan mau berusaha mengenal lebih dalam lagi. Ketika dia menunjukkan kepedulian ini, lebih mudah juga bagimu untuk membuka diri padanya serta mengenali sosoknya. Nah, biasanya ketertarikan ini akan memudar saat sudah pacaran. Kalian justru berebut perhatian dan ingin selalu didengarkan, bukan mendengarkan. 

Bagaimana, ? Masih ingin bersikukuh bahwa jadi jomblo itu tidak asyik? Kalau Saya sih, lebih baik menikmati masa-masa menjomblo dan PDKT sana-sini daripada harus pusing dengan pacar yang hilang kabar!

popbela.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Setuju, Tidak? Masa PDKT Itu Jauh Lebih Menyenangkan daripada Masa Pacaran, Lho!