Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

DPR Kesal Pemerintah Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

beritaviral.org - DPR kesal dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan iuran BPJS Kesehatan tanpa meminta persetujuan lebih dulu. Untuk itu, beres reses nanti, Komisi IX DPR akan memanggil Direksi BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan untuk mempertanggungjawabkan kebijakan itu.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini dilakukan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016. Kenaikan sudah efektif per April lalu.  


Dalam Perpres tersebut memang tidak ada kenaikan untuk kelas III, yaitu tetap Rp 25.000 per bulan. Tetapi, untuk kelas II dan kelas I mengalami kenaikan yang cukup besar. Iuran kelas II naik dari Rp 42.500 menjadi Rp 51.000. Sedangkan, iuran untuk kelas I loncat dari Rp 59.500 menjadi Rp 80.000. Kenaikan iuran ini dilakukan dengan alasan BPJS Kesehatan menderita kerugian hampir Rp 10 triliun.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Asman Abnur heran dengan sikap pemerintah yang buru-buru menerapkan kenaikan ini. Padahal, hingga saat ini Komisi Kesehatan DPR belum menyetujuinya. DPR inginnya pemerintah menunggu sampai hasil audit internal BPJS Kesehatan dan audit investigatif yang dilakukan BPK kelar.

"Kami banyak mendapat keluhan dari masyarakat soal kenaikan itu. Di daerah, banyak masyarakat yang memilih turun kelas karena kenaikan itu. Usai reses, kami akan panggil BPJS Kesehatan dan kementerian terkait untuk membenahi persoalan ini," ucapnya saat dihubungi (Minggu, 7/5).

Dalam rapat sebelumnya di Komisi IX, terang Asman, jelas-jelas bahwa komisinya sudah merekomendasikan agar pemerintah menahan diri dulu sampai DPR menerima hasil audit internal BPJS Kesehatan dan audit BPK. Sebab, DPR ingin mengetahui efisiensi yang telah dilakukan BPJS Kesehatan dan berbagai persoalan mengenai kepesertaan. 

"Kalau belum mendapatkan itu, kami belum setuju. Pelayanan berantakan, pendataan peserta belum akurat, kok mereka ngotot menaikkan iuran. Uangnya lari ke mana?” cetus politisi PAN ini.

Untuk agenda pemanggilan nanti, Asman belum mau mengungkapkan secara rinci. "Pokoknya, habis reses kami panggil. Soal langkah politiknya seperti apa, kita rundingkan nanti. Intinya, secara politik kami tidak menyejui kenaikan itu," tandasnya

RMOL.COM

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : DPR Kesal Pemerintah Naikkan Iuran BPJS Kesehatan