Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Saling Menyayangi Bukan Berarti Harus Bersama Saat Ini

LIFESTYLE - Kita akan sadar bahwa tidak semua hal sesuai dengan apa yang kita inginkan. Begitu pula dengan perasaan, memaksa kehendak perasaan kita hanya akan menguntungkan kita tetapi sangat merugikan orang yang perasaannya kita paksa. Mario Teguh pernah berkata, bahwa jika mencintai harus bersama, jika tidak maka cinta itu lemah. Benarkah? Hidup tidak semudah itu pak. Sahabat Sekalian inilah alasan kenapa bersama dia saat ini adalah pilihan yang salah.

1. Tahanlah dirimu untuk bersamanya saat ini, biarkan dia untuk bebas meluangkan waktunya tanpa mu

foto: via google
Cinta yang kuat adalah ketika kita menahan diri untuk tidak bersamanya, jauh darinya, dan memberikan me time untuknya agar mampu mengembangkan bakatnya. Tapi bukankah tidak mengganggu kegiatan dia saat kita bersama? Yah, kasat mata tetapi seiring berjalannya waktu itu akan membuat kenyamanan kalian berkurang, karena setiap kita harus memiliki waktu untuk sendiri.

Bersamanya saat ini mungkin pilihan yang salah, dia masih ingin mengenal dekat banyak orang dan juga menyeleksi siapa orang lebih cocok untuknya. Loh? Tentu jika bersama mu, dia akan merasa malu atau tidak tega jika kamu tahu dia dekat dengan salah seorang yang menurut mu itu akan mengganggu hubunganmu dengan dia. Dan lihat kenyataan, kalian belum ditakdirkan untuk bersama memelihara bahtera rumah tangga. Menyayanginya dari jauh saat ini adalah hal yang benar untuk mengharap kebaikan untuknya. BUKAN MEMAKSA PERASAANNYA.

2. Kamu tidak akan kehilangan dia, sebelum janur kuning melengkung, kalian masih ada kesempatan bersanding di pelaminan

foto: via google
“Aku menyayanginya, aku tidak mau kehilangan dia” mungkin kita akan berfikiran seperti itu. Bisa di maklumi ketika menyayangi pasti ingin bersama dan tidak mau kehilangan dia. Tapi berapa kuat kadar sayang mu. Apakah sayang itu harus dibuktikan dengan sebuah kalimat “aku tidak akan meninggalkan mu”? Egois jika kita harus memaksa dia mengatakan hal itu. Sebelum kamu benar – benar siap untuk berjuang menjaga keutuhan rumah tangga, rasa sayang mu saat ini hanya sebatas memberikan perhatian yang lebih. Tentu saat kita disayangi oleh orang yang kita sayang, pasti sangat membekas di hati. Saya setuju dengan itu. Tapi untuk bersamanya saat ini, adalah seperti kamu mengaktifkan bom waktu dalam hatimu. Sampai saat itu tiba kamu akan merasakan sakit jika Dia Yang Maha Membolak Balikan Hati ikut nimbrung dalam kisahmu. Siap menerima? Ketika kamu menyatakan perasaan sayang, saat itu juga kamu harus menerima jika hatimu tersakiti. Dia bisa merubah hati hamba-Nya, kenapa masih takut dia jadi milik orang lain selama kamu berdoa dan berubah lebih baik.

3. Jadilah 1000% lebih baik dan kalahkan 1001 fansnya, kamu adalah orang terpilih

foto: via google
Menangis karena tidak bersama orang yang kita sayangi itu hal yang pasti. Tetapi masih mengharapkan untuk bersama itu sebuah keegoisan. Dia tidak akan merasakan kesepian tanpa mu, entah dia memiliki 1001 fans atau dia dapat mengontrol perasaannya, kita tidak tahu. “Lalu apa yang harus aku lakukan?” Berdoalah. Tidak ada penyesalan setelah berdoa. Doakan dia menjadi pribadi yang lebih baik. Doakan dia menjadi seorang yang akan mendampingi mu kelak di hadapan penghulu. Berdoalah saat kalian bertemu, hatinya mampu menerimamu untuk yang kedua kalinya.

Kamu adalah orang yang terpilih diantara para fansnya. Jika mereka sibuk mengejar – ngejar dia, sibuklah untuk memperbaiki dirimu, jika kau rasa sudah saatnya keluar dari sarang mu, segeralah keluar dan yakinlah kau akan mendapatkan yang lebih baik darinya. Karena laki – laki yang baik untuk perempuan yang baik pula, juga sebaliknya. Dan kau tahu, kau adalah orang yang paling keren yang pernah dia temui, disaat para fans terus mengejar, kau menyibukan diri untuk hal yang lebih bermanfaat. Bukankah keren ha? Saat kalian bertemu, kau pun akan lebih percaya diri, dan dengan sekali pukul kau bisa menyingkirkan para fans kurang kerjaan itu (asal jangan botak kayak saitama sensei). LOL

4. Jangan terburu – buru mencari pengganti jika kau tidak mau disebut pemain hati profesional

foto: via google
“Bagaimana aku bisa move on darinya?” jika kau masih sangat menyayanginya jangan gegabah untuk mencari penggantinya, karna hal itu hanya akan menunjukan bahwa kamu tidak serius dengannya. Jaga perasaan itu sampai Dia Yang Maha Kuasa yang akan menghapusnya dari hatimu kemudian diganti yang lebih baik. Gunakan rasa sayang yang tersisa untuk mengembangkan bisnismu atau tujuanmu, agar nanti ketika kalian bertemu, kehidupanmu telah berubah dan lebih tertata. Bukankah itu lebih bijak daripada mencari penggantinya lalu dengan sombong kamu pasang dp atau status bbm dengan penggantinya. Guys, berpikirlah dewasa itu hanya akan memperlihatkan kamu seperti anak smp. Tapi sebaliknya jika dia mendapatkan penggantimu, berterima kasihlah kepada penggantimu, karena dia (penggantimu) telah menunjukan bahwa orang yang kamu sayang  adalah orang yang salah dan dia tidak pantas untukmu.

Namun jika keputusanmu telah kau pahami resikonya, kau bisa banting hati ke orang lain yang kamu anggap lebih baik dan kamu percaya bisa menyembuhkan luka di hatimu. Tapi jika tidak, bersabarlah.

5. Bersabarlah, ini tidak akan lama, kau akan merasa lebih bahagia tanpanya

foto: via google
“Tapi aku selalu memikirkannya.” Carilah apa yang membuatmu memikirkannya? Foto, Surat, BBM atau jarak kalian bertemu sangat keseringan. Beristirahatlah untuk tidak komunikasi dengan dia sampai suasana hatimu tenang. Kau bisa delete contact dia, hapus fotonya, sembunyikan kenangan darinya. Itu semua butuh mental sekuat Saitama-sensei. Tapi lakukan saja, lihatlah 2 – 3 minggu, apa yang terjadi denganmu. Kita tidak bermaksud sedang memutus tali persaudaraan, tetapi terkadang kita juga harus memikirkan hati kita yang jika mengingatnya sangat sakit dirasa. Carilah waktu untuk melakukan kesibukan diluar kesibukanmu sekarang. Membaca atau jogging selain bisa membuat mu tidak kegemukan juga dapat sejenak melupakan dia.

Bersamanya saat ini bukan berarti kalian bisa bahagia bahkan mungkin sakit yang kau dapat, tapi jika kalian bersama di waktu yang tepat, kebahagiaan kalian sudah dituliskan di 2 buku sakral yang paling mahal dan warnanya dari dulu cuma biru donker dan merah maroon saja (buku nikah). Saat ini menyayangi tidak harus bersama, tapi bersamalah untuk saling menyayangi di waktu yang tepat yaitu pernikahan.

sumber: hipwee

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Saling Menyayangi Bukan Berarti Harus Bersama Saat Ini