Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Karena Kecewa, Mahasiswa Unmul Hina Menpora, Ditangkap Deh..

beritaviral.org - Statusmu, harimaumu. Kalimat ini mesti dipegang benar para pengguna media sosial (medsos). Sebab, bukan sekali dua kali gara-gara status di medsos yang menghina pihak lain berakhir di kantor polisi. Kasus teranyar terjadi di Kaltim.

Kamis (28/4), Bareskrim Mabes Polri menciduk seorang mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda. Dia dinilai menghina pejabat di Jakarta. Yang dihina mahasiswa berinisial BP tersebut tak tanggung-tanggung, yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Imam kesal karena sudah berulang kali akun Twitter miliknya @imam_nahrawi dihujani hinaan oleh @bayu26061995. Puncaknya awal pekan lalu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu melaporkan kejadian tersebut ke Mabes Polri. Tak perlu waktu lama tim cyber crime Mabes Polri akhirnya berhasil melacak keberadaan pemilik akun @bayu26061995 yang ternyata dari Samarinda.

Enny Fathurachmi, ketua Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI), Unmul, mengaku sempat didatangi tiga personel Bareskrim Polri yang memastikan apakah BP mahasiswanya.


“Di depan saya, mereka minta keterangan apa benar BP pemilik akun Twitter @bayu26061995. Ternyata BP membenarkan dan sudah menghapus akun Twitter miliknya,” ungkap Enny saat dikonfirmasi.

Menurut Enny, mahasiswa semester 6 itu sempat meminta maaf namun tetap diterbangkan ke Jakarta karena harus mengklarifikasi tweet kasarnya kepada Menpora secara langsung. Lalu, apa pasal hingga BP berani menghina pejabat negara? Bisa ditebak, tak jauh dari sikap tegas Menpora yang telah membekukan PSSI.

Berdasar keterangan beberapa rekannya, lanjut Enny, BP kecewa berat dengan sikap Menpora karena dinilai telah merugikan banyak pihak dari mulai pemain, fans, sampai pencinta sepak bola Tanah Air. Bukannya dikritik dengan baik, rasa kesal tadi ditumpahkan dengan cara tak terpuji, yakni menghujani akun @imam_nahrawi dengan kata-kata kasar penuh hinaan.

“Orangnya (BP) cukup cerdas. Tidak terlalu suka bergaul dengan sesama temannya di kelas. Dia lebih suka menyendiri dengan membaca buku, komik, atau majalah,” tambah Enny saat ditanya sosok BP di kampus. Dia berharap, kejadian ini jadi pelajaran tak hanya bagi mahasiswa Unmul tapi juga pengguna medsos umumnya.

Hal serupa dikatakan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Agung Setya secara terpisah.

Dikatakan, sejak berlakunya UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), masyarakat tak bisa seenaknya berkomentar di media sosial. “Medsos tak bisa digunakan untuk menghina, menyebarkan pornografi apalagi menyerang kehormatan orang lain,” tegas Agung.

Beruntung laporan Menpora termasuk delik aduan sehingga begitu BP meminta maaf kasusnya bisa dihentikan.

Bukti dihentikannya kasus penghinaan ini terlihat dari dua postingan akun resmi Kemenpora: kemenpora_ri pada Kamis siang kemarin. “Bpk @imam_nahrawi menerima tim Bareskrim, Dit Cybercrime terkait pengaduan an BP dalam pencemaran nama baik” disertai foto pertemuan anggota Bareskrim serta dua perempuan di mana diduga salah satunya orangtua BP.

Postingan lain menunjukkan Imam tengah melihat layar ponsel dengan seseorang yang diperkirakan BP. “Melalui Skype bapak @imam_nahrawi menerima permintaan maaf BP karena telah mencemarkan nama baik”.

http://kaltim.prokal.co

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Karena Kecewa, Mahasiswa Unmul Hina Menpora, Ditangkap Deh..