Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Jodoh Itu Sederhana, Aku Menunggumu Dan Kau Menjeputku

Aku hargai usahamu untuk menghalalkanku tidak mudah. Butuh lebih dari sekedar niat dan kesungguhan untuk bisa datang menemuiku. Butuh usaha untuk menjaga cinta yang akan kita tanam. Butuh keyakinan yang kuat kalau kita adalah anak manusia yang berjodoh sebelum mata ini saling menatap.

Tapi ketahuilah, menunggu seseorang dengan penuh keyakinan pun itu tidak mudah. Sabarku bersama dengan usaha untuk terus memantaskan diri bersama mu. ikhlasku jika harapan itu diganti dengan seseorang yang menurut Allah lebih baik. tapi dalam menunggu aku selalu berdoa

    “ semoga Allah memudahkan segala urusanmu, mewujudkan semua mimpi dan cita-citamu, memberikan keyakinan akan seseorang yang sedang setia menunggu dan menjaga hatinya hanya untukmu “

Biarkan hati yang akan menuntun jalanmu menemukanku. Biarkan cinta kepada Allah sebagai alasan kita dipersatukan. Biarkan semesta cemburu akan doa-doa yang setiap malam kita panjatkan pada sang kuasa. Dan biarkan air mata ini ikut jatuh, seiring dengan hati ini yang akan jatuh hanya sekali saja. Padamu.


Padamu yang suatu hari nanti akan menjemputku, mintalah dengan baik-baik pada Ayah dan ibuku. Berajanjilah pada Tuhanku, kalau kau akan dengan sabar membimbingku dan aku akan taat menjadi pendampingmu. Bawalah aku meniti jalan yang akan bermuara ke surga. Jalan yang kadang tidak nampak adanya kebahagiaan, tapi sumber bahagiaku adalah bersamamu dan taat kepada Tuhanku. Lantas adakah alasan untukku kecewa bersamamu.. tidak akan pernah..

Aku masih di sini, menunggumu dengan penuh keyakinan dan harapan. Yakin akan jodoh yang tidak akan tertukar apalagi menghilang. Harapan akan diberikan yang terbaik atas usaha memantaskan diri yang selalu aku jalani.

Aku masih disini, bersabar menunggumu untuk menjadi teman menghabiskan sisa usia di dunia.

(jombloin.com)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jodoh Itu Sederhana, Aku Menunggumu Dan Kau Menjeputku