Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Diri Ini Memang Bukan Orang Baik, Tapi Ingin Terus Menjadi Lebih Baik, Tanpa Merasa Lebih Baik Dari Orang Lain.

Assalamualaikum wr wb,

Masa sekolah adalah masa2 paling sulit untuk saya, dan mencari jati diri adalah tugas terberat dalam hidup saya hingga sampai membawa saya ke dunia yg kelam.

Masa lalu, saya benci mengingat masa lalu saya. Begitu gelap, jelek dan kotor. Akan ada selalu air mata tiap terfikir tentang “masa lalu”. Tapi kali ini saya akan bercerita sedikit agar ukthi jangan sampai seperti saya.

Semasa sekolah saya pernah benar2 dikecewakan oleh seorang laki2. Saya sakit, terpuruk dan benar2 merasa kecewa. Kenapa mesti saya? Saya merasa Tuhan itu tidak adil. Diluar sana begitu banyak tawa yang saya lihat dan saya dengar sementara saya harus menghadapi hal seperti ini. Semenjak kejadian itu, hati saya seolah mati. Saya ga pernah lagi nangis, saya ga pernah lg bisa mencintai, saya membenci laki2 sebenci2nya. Bagi saya laki2 adalah makhluk yang paling terkutuk di dunia ini. Sejak saat itu juga saya tidak bisa lagi merasa kasihan terhadap siapapun termasuk kepada diri saya sendiri. Saya menjadi semakin arogan, kasar dan pergaulan sy semakin tidak karuan. Saya suka keluar malam, masuk club mobil, dan masih banyak lagi.


Perasaan benci ini, dendam saya terhadap laki2 sudah semakin besar. Setiap saya bertemu dengan laki2 yg menyukai saya, saya selalu membalas perasaan mereka dengan tujuan ingin membalas sakit hati yg dulu saya alami. Hingga akhirnya sekitar tahun 2011 saya bertemu dengan seorang laki2, sebut saja A. Hari demi hari, minggu berganti minggu saya dan A semakin dekat. A selalu memberikan harapan tentang masa depan kepada saya, A jg selalu mengingatkan saya agar saya berubah lebih baik lagi salah satunya menyuruh saya memakai hijab. Saya menganggap A aneh dan sinting. Bisa2nya dia nyuruh saya pakai jilbab.


Tapi A tidak berenti sampai disitu, dia terus membujuk saya untuk berubah dan terus melihatkan ketulusan hatinya hingga suatu hari kira2 berapa hari sebelum saya ulang tahun yang ke 16thn hidayah itu datang, saya rasa A benar, saya malu melihat diri saya dicermin. Rambut coklat lurus yg tergerai, baju yg tidak berlengan dan sangat kekurangan bahan. Saya malu melihat diri saya sendiri, saya malu mengingat semua sifat saya. Mana diri saya yang dulu? Saya coba berdoa kepada Allah swt dan bertanya berulang kali kepada hati dan diri saya, “apakah saya harus berubah dan menutup aurat?” . Akhirnya saya dapatkan jawaban “ya, ya saya harus berubah”. Alhamdulillah besoknya saya tutup aurat saya dan saya terus mencoba memperbaiki diri saya lebih baik dan terus menjadi lebih baik lagi.

Ukhti, berdamailah dengan masa lalu dan jangan membenci sesuatu berlebihan. Karena yang dibenci belum tentu yang terburuk 🙂

(duniajilbab.co.id)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :