Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Ade Armando: "Sunnah dan Hadits Tidak Bisa Dianggap Sebagai Hukum yang Harus Dipatuhi"

beritaviral.org -Kecaman kepada Ade Armando terus berdatangan dari masyarakat Muslim Indonesia khususnya para netizen Muslim, beberapa netizen bahkan memberikan ultimatum keras kepada Ade Armando untuk keluar dari Islam jika tidak mau mematuhi ajaran Islam.

” Kalau tidak mau patuh, keluar saja dari Islam, kan gampang, tak perlu debat” ujar netizen bernama Herman, jum’at (8/4/2016).

Respon keras Herman keluar ketika Ade Armando menuliskan bahwa hadits  tidak bisa dianggap sebagai hukum yg harus dipatuhi melalui akun Facebook pribadinya.

Tak sedikit netizen yang geram dan mengecam pernyataan ade armando. Sangat disayangkan ucapan pernyataan semacam ini keluar dari mulut seorang dosen.


"Pak Dosen yang terhormat, Tidak ada orang Islam yang berani mengatakan Hadits/perkataan Nabi SAW menggelikan. Tolong adab toleransinya dijaga Pak. Karena perkataan Nabi adalah sesuatu yang sakral menurut kami umat Islam, jadi jangan direndahkan. Karena Nabi kami juga mengharamkan menghina sesuatu yang dianggap sakral oleh pemeluk agama lain." ujar akun Adhi Yahir Triyanto.

Ade beralasan bahwa di masa Nabi hidup, tidak ada upaya secara sistematis, kolektif dan terencana untuk mencatat dan menghapal pernyataan-pernyataan Nabi. Pengumpulan Hadits baru dilakukan jauh hari setelah Nabi wafat.

Netizen lainya menyarankan kepada Ade Armando jika tidak faham soal Ilmu hadits lebih baik belajar atau bertanya kepada para ulama.

"Terlalu pintar orang, kalo tdk hati2 akan cenderung mendewakan akalnya." ujar Udin Sailudin Udin.

“Agama ini rusak, salah satunya di sebabkan karena orang bodoh ikut berfatwa | saya kira, jika kita ingin mengetahui maksud dan kandungan suatu hadist, lebih baik kita bertanya kepada ulama, bukan kepada pakar jadi jadian” saran Netizen bernama Agung

sumber: posmetro.info

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ade Armando: "Sunnah dan Hadits Tidak Bisa Dianggap Sebagai Hukum yang Harus Dipatuhi"