Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Orang Nomor Dua ISIS Tewas Akibat Serang Udara Koalisi AS.

WASHINGTON - Pentagon telah mengkonfirmasi kematian Haji Imam alias Abd Ar-Rahman Mustafa Al-Qaduli, orang nomor dua di kelompok ISIS yang menjadi calon pengganti pemimpin kelompok itu Abu Bakar Al-Baghdadi.

Qaduli dihabisi pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dalam serangan besar di wilayah Suriah. Semula, pasukan khusus AS ingin menangkapnya hidup-hidup, namun dia tewas dalam serangan udara.

Kematian Qaduli hanya berselang beberapa minggu setelah kematian komandan senior yang menjabat sebagai “menteri perang” ISIS, Tarkhan Tayumurazovich Batirashvil alias Omar al-Shishani atau Omar Chechnya. Kematian keduanya dianggap sebagai kemunduran besar bagi kelompok Islamic State (ISIS).
Kematian Qaduli diumumkan oleh Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter dan Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Joe Dunford pada konferensi pers di Pentagon. Tiga orang lainnya yang terkait dengan Qaduli juga tewas dalam operasi militer koalisi AS.

Sosok Qaduli dianggap AS bukan tokoh sembarangan. Dia dinilai bertanggung jawab dalam pembiayaan kelompok ISIS. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, pada 2015 menawarkan hadiah USD 7 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Sebelum bergabung dengan ISIS, dia telah dikaitkan dengan kelompok Al-Qaeda dan pernah dianggap menjadi tangan kanan dari Abu Musab Al-Zarqawi, pentolan Al-Qaeda yang tewas dalam serangan udara tahun 2006 silam.

Menurut pejabat Pentagon kepada Reuters, Sabtu (26/3/2016), pasukan khusus AS sudah bersiap menangkap Qaduli hidup-hidup. Tapi, Tapi setelah helikopter komando koalisi AS ditembaki dari darat, serangan udara pun diluncurkan koalisi AS yang berakhir dengan kematiannya.
”Kami secara sistematis menghilangkan kabinet ISIS ini,” kata Carter.

”Para pemimpin ini telah (jadi target) untuk waktu yang lama. Mereka adalah senior, mereka berpengalaman, dan melenyapkan mereka adalah tujuan penting,” lanjut Carter.

“Tapi mereka akan diganti dan kami akan terus bergerak setelah kepemimpinan (diganti) dan aspek lain dari kemampuan mereka.”

sumber: sindonews.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Orang Nomor Dua ISIS Tewas Akibat Serang Udara Koalisi AS.