Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Jangan Lupakan Sejarah, Simak, "Inillah Prestasi Terbesar Ahok Bangun Jakarta

BERITAVIRA.ORG - Denyut kehidupan di Rusun Marunda seakan lumpuh. Rusun di kampung Si Pitung itu. Bertahun-tahun kosong tak bertuan dan rusak parah. Perjuangan gesit Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berangsur mengubah kondisi itu, tergambar dalam 5 aksi Ahok ini:

Ahok bekerja keras mempersolek rusun yang dibangun tahun 2007 itu agar layak huni dan menarik minat korban banjir Pluit untuk \'transmigrasi lokal\' ke Rusun Marunda.

Fasilitas umum dan transportasi dilengkapi. Promosi dengan hadiah menarik ditawarkan Ahok saat menjaring calon penghuni rusun. 

Ahok juga tidak segan-segan \'menyelidiki\' langsung ke lapangan dan menyikat oknum nakal yang mempermainkan para calon penghuni Rusun. Bahkan, Ahok juga menyediakan peluang pekerjaan di pabrik-pabrik baru demi meningkatkan taraf hidup warganya.

Ahok membangkitkan gairah di Rusun Marunda:Pemprov DKI Jakarta akan mengakomodasi masyarakat yang bermukim di kawasan kumuh sekitar wilayah Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Mereka akan dipindahkan ke Rusun Marunda dan dipekerjakan di PT KBN (Persero).


"Makanya tadi pagi kita nyatakan kepada BUMN, kita mau menguasai 49% sahamnya. Kalau lebih dari itu bisa jadi BUMD soalnya, kami sih maunya 70%," kata Wagub Basuki T Purnama (Ahok) di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Saat ini Pemprov DKI baru menguasai 20% lebih saham di PT KBN. Rencana untuk membeli saham hingga 49% tersebut telah disetujui oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan.

"Pak Menteri BUMN secara lisan sudah oke. Dengan demikian (kalau saham sudah ditingkatkan), kalau direksinya nggak mau nurut maka kita bisa ganti direksinya," ujar Ahok.

Ahok akan segera mengadakan rapat dengan PT KBN (Persero) untuk membicarakan rencana mempekerjakan masyarakat kumuh sekitarnya. KBN diminta memprioritaskan warga sekitar daripada masyarakat luar Jakarta.

"Tentu direksi akan lebih senang menerima orang bekerja yang tinggal di Rusun Marunda. Karena kalau dia tidak menempati perusahaan, kami jamin kami akan usir mereka. Jangan dibalik, bangun kawasan industri pelabuhan yang datang orang-orang luar yang sewa kos. Sementara masyarakat sekitar tetap bangun rumah kumuh. Pak Gubernur (Jokowi) usahakan orang Jakarta yang belum punya kerjaan bisa dapat kerja," tutur Ahok.Pengelolaan rumah susun di Jakarta terus dibenahi. Penawaran rusun akan dibuat mirip konsep perumahan.

Ahok mengatakan rusun akan dikelola oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Penawaran rusun kepada calon penghuni akan dilakukan seperti konsep perumahan.

Menurut Ahok, langkah-langkah ini dilakukan untuk memperkecil peluang oknum-oknum yang ingin mempersulit warga kurang mampu untuk mendapat haknya menghuni rusun.

"Pak Gubernur sudah setuju, kita juga sudah bahas. Jadi kita bangun rusun seperti konsep perumahan," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Ke depan, kata Ahok, sebelum rusun baru tersebut jadi berdiri maka calon-calon penghuni sudah ada.

"Sehingga begitu rusun ini diserahkan oleh developer, si orang-orang ini langsung menempati rumahnya dan sudah uji coba tinggal di situ. Kalau ada toilet yang bocor kan masih ada masa garansi, dari si kontraktor rusun. Nah... itu yang mau kita ubah," ujar suami Veronika Tan ini.Oknum Pemprov DKI Jakarta yang menghambat pengisian Rusun Marunda telah dilengserkan. Kepala Unit Pengelola Teknis Rumah Susun Daerah I Dinas Perumahan DKI Jakarta, Kusnindar, kini diganti oleh Jati Waluyo.

"Kemarin kita minta kepala dinas yang pilih ya. Ada kepala teknisnya, itu Pak Insinyur Jati Waluyo (sebagai pengganti). Hari ini pelantikan langsung," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2013).

Ahok mengatakan oknum yang bersangkutan saat ini tidak lagi berada di Dinas Perumahan.

"Kalau dia ada terus menerus mempermainkan. Ya semacam kepala gitulah yang menangani rusun. Kita mau ubah jadi BLUD (Badan Layanan Umum Daerah)," ujar Ahok yang tidak menyebut nama si oknum itu.

Menurut Ahok, pergantian ini dilakukan menindaklanjuti keluhan dari warga yang berminat menghuni Rusun Marunda.

"Ya bagi kami dia terus menghambat, terus kita kan ada keluhan ibu-ibu dan ada fakta lapangan, terus ada yang bilang ke kami, ada 500 unit yang siap huni, 1.200 lebih belum siap, ternyata bahkan tidak sampai 100 unit saja belum beres, tiba-tiba di lantai 4 tidak ada air, alasannya pecah pipanya. Terus kenapa tidak diperbaiki? Alasannya mau cari tukang las. Masa peralon mau dilas? Itu kan terlalu banyak cari alasan," papar Ahok.Penghuni rumah susun di Jakarta segera didata ulang. Bagi penghuni rusun yang tergolong mampu akan diputihkan dan dikenai pajak tinggi.

Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) punya strategi anyar membenahi penghuni rusun. Ke depan, rusun akan dikelola oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan seharusnya diprioritaskan bagi warga kurang mampu.

"Kita mau buat pemutihan, kita mau jadikan BLUD, begitu orang mampu membeli rusun, harga sewanya kita naikkan. Jadi tidak boleh lagi rusun orang mampu harga Rp 150 ribu - Rp 200 ribu, dibeli lunas Rp 90 juta. Ya kita naikkan saja retribusinya jadi Rp 500-600 ribu untuk yang sudah menempati," papar Ahok di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Menurut Ahok, pemilik rusun yang menyewakan tempatnya ke orang lain seharga Rp 550 ribu juga akan kehilangan haknya.

"Ya kami akan tawarkan, Anda sewa saja ke kami seharga Rp 550 ribu, kita bikin pemutihan kasih ke dia. Jadi yang menyewakan rusunnya ke orang lain kehilangan haknya," ujar Ahok.Mereka yang direlokasi ke Rusun Marunda akan dibiasakan hidup layak.

"Mereka akan diubah perilaku dan gaya hidupnya, dibiasakan pakai meja makan dan tidur di springbed," kata Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Ahok menyampaikan hal tersebut saat menerima dana CSR dari Barito Pacific Group untuk fasilitas pengadaan air bersih di Jakarta Utara. Rencananya, perusahaan tersebut tersebut juga akan memberi bantuan perabotan rumah (furniture) untuk Rusun Marunda.

Untuk mengubah gaya hidup masyarakat kumuh menjadi menjadi gaya hidup layak, Pemprov DKI juga akan bekerja sama dengan ahli ilmu jiwa. Diharapkan, pola pikir masyarakat kumuh bisa benar-benar berubah.

"Kami juga bekerjasama dengan Fakutas Psikologi UI agar mereka bisa hidup layak. Saya yakin Jakarta bisa bebas dari kawasan kumuh," imbuh Ahok.

Masyarakat yang menempati Rusun Marunda akan dididik cara hidup bersama di gedung vertikal. Ahok menuturkan bahwa solusi yang diterapkan mengatasi masyarakat kumuh bukanlah dengan membuangnya, melainkan membinanya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jangan Lupakan Sejarah, Simak, "Inillah Prestasi Terbesar Ahok Bangun Jakarta