Berita Terupdate dan Terpercaya Yang Disajikan Dengan Lebih Menarik

Belum satu Bulan menjabat Jadi Walikota Ternate ( Maluku Utara ) Burhan Abdurrahman Bohongi Publik

BERITAVIRAL.ORG – Belum genap satu bulan dilantik sebagai Walikota Ternate, Maluku Utara, untuk kedua kalinya, Burhan Abdurrahman mendapat masalah.

Pasalnya, Walikota, dianggap telah membohongi publik saat memberikan pernyataan secara live di studio Metro TV Jakarta baru-baru ini terkait kesiapan Pemkot Ternate menyambut Gerhana Matahari total (GMT).

Dalam pernyataan itu, Burhan mengaku Pemerintah Kota Ternate telah menyiapkan 10.000 Kacamata yang dibagikan kepada masyarakat di setiap kelurahan agar dapat menyaksikan langsung aktifitas Gerhana pada 9 maret mendatang.

Padahal, menurut Kepala dinas pariwisata kota Ternate Anas Konoras saat diwawancarai awak media di Ternate, Sabtu (5/3) kemarin mengatakan Pemkot Ternate hanya menyediakan 5.000 Kacamata.
Kemudian terkait kesiapan lainnya, sejumlah tempat wisata di Ternate yang dianggap sudah siap justru dalam kondisi memprihatinkan, para wisawatan yang sudah mulai mendatangi Ternate mengeluhkan tempat wisata, misalnya di makam leluhur warga jepang di Batu Angus, terlihat tidak terawat. Bahkan, seperti tempat wisata pantai, tidak ada brosur atau maps bagaimana wisatawan berkunjung kesana, dan harus menggunakan transportasi apa.

Dari informasi para wisatawan, mereka akhirnya bertanya pada tukang ojek, dan sopir mobil sewaan. Ini juga dikeluhkan, lantaran tarif mobil sewaan dan tarif ojek harganya selangit. Begitu juga dengan wisatawan jepang, menurut informasi yang diterima, mereka terpaksa menginap di sebuah kos-kosan daerah Falajawa II Ternate Selatan, ini pun karena diantar oleh sopir taxi gelap.

Hal ini kemudian, membuat masyarakat di Ternate menganggap Walikota Burhan Abdurrahman telah membohongi publik.

Rahmat Lafit, salah satu warga Ternate kepada Deliknews.com Minggu (6/3) mengungkapkan perbincangan walikota Ternate saat Live di metro TV itu sebenarnya sangat membohongi masyarakat Ternate, juga wisatawan.

Terkait Kacamata, menurutnya, sejauh ini masyarakat di sejumlah kelurahan belum mendapatkan kacamata untuk melihat gerhana seperti yang dibilang Walikota, padahal moment yang sangat langka ini hanya kurang 3 hari dari sekarang.

Untuk itu, Warga, kata Rahmat meminta agar Walikota Ternate bisa memfasilitasi warga yang ingin melihat Gerhana dengan memberikan Kacamata secara Gratis. Mengenai pernyataan Walikota, dimaklumi, tetapi juga harus kroscek terlebih dahulu sebelum memberikan pernyataan, apalagi di Televisi Nasional tentu di saksikan seluruh masyarakat, bukan hanya di Ternate tapi se-Indonesia, ini kan memalukan jika faktanya tidak seperti yang dibicarakan di TV Nasional. Katanya

Sementara itu, Walikota Burhan hingga berita ini ditulis belum dapat diklarifikasi mengenai kesiapan Pemkot Ternate dalam menyambut GMT pada Rabu 9 Maret mendatang.

Sumber : deliknews.com  

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Belum satu Bulan menjabat Jadi Walikota Ternate ( Maluku Utara ) Burhan Abdurrahman Bohongi Publik